Monday, 14 September 2009

Curettage


CURRETAGE


Bahagia, Sedih,….kita tak pernah tau, semua sudah di atur yang Kuasa….

Tanggal 10 Agustus 2009, ini saya mengalami musibah, mengalami keguguran. Awalnya begini, pada minggu ke-6 kehamilan, perut terasa keram, dan seperti kontraksi gitu deh, terus langsung sore itu juga berniat ke SPOG, karena khawatir ada something wrong. Singkat cerita setelah di scan by USG, menurut keterangan dokter, wah ini deficit 10 hari dari usia yang sebenarnya…., dengan sedikit tegang saya nanya, berarti gimana dok??, jawabnya , ya kalo defisit artinya gak bagus dong…. (walah tambah tegang gua), terus lanjutnya, ya tapi kita lihat 2 minggu lagi ya…mudah-mudahan ada perkembangan, but I had bad feeling, dokter kasih obat penguat janin, vitamin, dll.


2 weeks more….ekeu balik lagi ke SPOG yang sama, ternyata di scan, hasilnya bagus, tapi hitungannya masih 7 minggu, legalah rasanya…..sepulang dari dokter, pulang ke rumah, kok nge-flek??waduh gimana ini, tapi ekeu berusaha tetap tenang, ya sudahlah mungkin hanya perubahan hormon aja. Dan besoknya liat-liat di search engine, tentang flek selama kehamilan, di baca-baca….ternyata banyak tuh yang mengalami hal ini, biasanya terjadi perubahan hormon, bahkan ada yang nge-flek sampai 9 bulan, anaknya lahir normal, yeah…santai aja brow…..

10 hari kemudian…keluar flek lagi, tapi kali ini lebih tampak seperti darah segar, pukul 03.00 dini hari, uuugh jadi cemas sekali…..mana my hubby lagi kerja shift malem, ya sudah lah nunggu sampe pagi hari, jam 9.00 berangkat ke dokter, dan dari hasil scan, dokter langsung bilang, Ibu, ini di rahimnya sudah tidak ada apa-apa, kecil sekali, seharusnya usia 9 minggu sudah tampak sekali janinnya, dan ini sudah tidak bisa dipertahankan lagi, jadi harus di kuret. Ternyata memang sudah terjadi natural bleeding, dokter menjelaskan kalau ini terjadi karena 50% kelainan kromosom, dan 50% kemungkinan karena capek, stress, atau makanan. Ya Allah , aku terima ini dengan ikhlas, meskipun ada rasa sedih, sedih sekali….


Siang itu juga pukul 12.00 saya harus menjalani proses kuretage, dengan hanya di temani my hubby, perasaan kacau, sedih , takut (trauma karena pernah Caesar), ya tapi sudahlah, cukup pasrah, tawakal…ini semua kehendak Allah…


Alhamdulillah, proses curettage selesai, saat itulah saya merasakan, antara hidup dan mati,…rasanya lemassssss sekali, seperti tak punya darah, untuk kebanyakan orang, kuret hanyalah hal yang biasa-biasa saja, tapi tidak untuk di tubuh saya, mungkin tidak cocok dengan obat bius atau apalah , nggak ngerti….yah sampai 1 bulan kondisi badan baru pulih, Alhamdulillah …semua sudah berlalu, saya yakin di balik musibah ini ada hikmah yang baik yang Allah berikan untuk kita umat-Nya….Amien….



5 comments:

ducky said...

mba Dian sabar ya.. pasti Allah punya rencana yang lebih baik.. kan orang sabar dekat sama Allah.. :)

*ia mba, ducky skg mo lebaran di lampung hehe.. tp kerja di jkt*

Catatan Sang Dewi said...

ikut sedih nich sabar yaa bun

susi said...

Sabar, ya mbak.
hiks, aku jadi sedih bacanya.

rizmaula said...

semoga Allah S.W.t memberi kesabaran bagi anda dan keluarga. amin
tetap semangat..

rizmaula said...

semoga Allah S.W.T senantiasa memberi kesabaran bagi anda dan keluarga. Amin
tetap semangat....